Jumat, 20 Januari 2012

Komponen, Simbol Dan Fungsinya

Gambar skema Komponen, Simbol Dan Fungsinya berserta komponen dan cara pembuatan Komponen, Simbol Dan Fungsinya

Komponen elektronika sangat penting dikenal karena untuk merakit atau mereparasi benda tersebut selalu berhubungan langsung dengan komponen. Bisa dikatakan pengetahuan dasar bagi yang ingin mengembangkan bakatnya dalam dunia elektronika.
Antara jenis komponen satu dan yang lainnya memiliki simbol berbeda. Perbedaan ini telah ditentukan dari perusahaan yang memproduksi komponen dengan tujuan untuk memudahkan perakitan atau servis.
Komponen yang satu dengan lainnya selalu berhubungan. Artinya setiap benda elektronika selalu menggunakan komponen-komponen seperti di bawah ini :
  1. Resistor
  2. Transistor
  3. Kondensator
  4. Dioda atau Zener
  5. Transormator
  6. Coil

Kegunaan komponen-komponen tersebut di atas tidaklah sama, sehingga bagi pemula yang gemar terhadap perakitan benda elektronika harus mengetahui. Kalau salah memasang/meletakkan, maka benda elektronika tidak berfungsi.
  • Resistor
Sebagian orang menyebutnya dengan restan, artinya penahan sesuatu. Ada lagi yang menyebutnya tahanan. Alat ini merupakan komponen terbanyak yang dipasang pada benda elektronika. Dinamakan demikian karena ia berfungsi sebagai penahan arus sementara sebelum diproses dan disalurkan pada Komponen lainnya.
Di dalamnya masih banyak jenis tahanan, antara lain:
a. Fixed Restan (tahanan tetap)
b. Resistor Variabel
c. Potensiometer
Pada dasarnya ketiga tahanan tersebut mempunyai sifat sama, yakni menahan arus listrik sementara. Tetapi pada resistor variabel dan potensiometer, memiliki kelebihan karena tahanannya dapat diubah. Sedangkan pada fixed restan, arus listrik yang masuk tidak bisa diubah-ubah, tetap.
  • Transistor
Komponen satu ini dapat dijumpai pada setiap barang elektronika mulai dari lampu kerdip sampai yang berharga mahal. Keberadaannya selalu berangkai dengan resistor dan kondensator. Hal ini menunjukkan antara resistor dan transistor tidak dapat dipisahkan.
Walaupun saat ini banyak barang-barang elektronika menggunakan IC sebagai Komponen utama, tetapi tidak dapat meninggalkan transistor. Dari sini sudah jelas bahwa transistor memegang peranan sangat penting.
  •  Kondensator
Kondensator adalah Komponen yang dapat menyimpan arus listrik sampai batas tertentu. Alat ini pun banyak dijumpai pada setiap benda elektronika baik yang berupa tabung atau yang gepeng.
Ada beberapa jenis kondensator, diantaranya : kondensator elektrolit, kondensator mika, kondensator mylar, kondensator keramik, kondensator variabel.
  • Dioda
Melalui komponen ini arus listrik yang semula AC (arus bolak-balik) diubah menjadi DC (searah). Arus AC berasal dari PLN. Rangkaian elektronika jika tidak menggunakan komponen satu ini akan terbakar.
Ada bermacam-macam dioda yang digunaakn dalam perangkat elektronika, yaitu : dioda zener, dioda silikon, dioda cahaya, dioda selenium, dan dioda germanium.
  • Transformator
Lebih lazim dan umum disebut trafo. Bentuknya empat persegi panjang. Di dalamnya terdapat susunan pelat baja berbentuk huruf E. Selain itu terdapat kawat tembaga berukuran kecil yang melilit pelat tersebut. Ada dua lilitan yakni primer dan sekunder.
Akan tetapi sebelum sampai pada pelat dipisahkan dengan kertas yang disebut koker. Kawat tembaga itu dililitkan pada koker, barulah koker tersebut dibentuk sesuai pelat di dalamnya.
Dalam dunia elektronika dikenal bermacam-macam trafo, yakni : trafo adaptor, trafo IF (frekuensi menengah),  trafo step up/down, trafo OT (out put).
  • Coil
Coil atau spul adalah terdiri dari kumparan kawat nikelin. Ada beberapa macam spul (coil) yang digunakan pada benda elektronika, yaitu : untuk loudspeaker, untuk oscilator, untuk antena, untuk trafo frekuensi menengah.
Bentuk seluruh coil hampir sama, cuma kegunaannya yang membedakan. Untuk itu diharapkan agar kiranya tidak salah memasang (menempatkan) masing-masing coil karena tidak bisa berfungsi.
Pendeknya penting sekali bagi para hobbyist elektronika untuk mengenal komponen-komponen itu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar